Skip to content

Pangeran Panggung

Februari 15, 2012

1. Babad Jalasutra : Kisah Murid Syekh Siti Jenar

Pangeran Panggung identik dengan Ki Cakrajaya seperti yang tertulis dalam Serat Walisana sedang di Serat Babad Jala Sutra,Pangeran Panggung adalah sahabat dan guru Sunan Geseng.Sebagaimana ditulis keluarga Bratakesawa tentang hal itu,volksalmanak tahun 1920 ( hlm 500 ) mencatat perbedaan tersebut.Dalam serat walisana : Dulu bernama pangeran panggung adik sunan ngudung.Dalam Serat Babad: Di bagelen tempat tinggalnya sebagai tukang nderesi ( mengambil air nira kelapa ) pekerjaannya.Meski volksalmanak tidak mencatat apakah Serat Babad yang ia maksud adalah Babad Jalasutra yang juga di jadikan sumber penulisan buku karya ASHAD KUSUMA DJAYA Pengantar DR ABDUL MUNIR MULKHAN,namun dari yang di tulis tentang pekerjaan Ki Cakrajaya ( Sunan Geseng ) tampaknya sama.Buku asli Babad Jalasutra menceritakan perjalanan Pangeran Panggung sejak masa kerajaan Demak sampai berdirinya kerajaan Mataram yang akhirnya di pimpin oleh Sultan Agung Hanyakrakusuma.Bila di hitung secara tahun kira-kira Pangeran Panggung ini hidup sekitar tahun 1513-1613,tentang kebenarannya biar ahli sejarah nanti yang akan meneliti.Sedang penulis hanya ingin mengurai kisah hidup dan ajarannya berdasarkan Serat Babad Jalasutra dan Suluk Malangsumirang.

a. Pangeran Panggung Murid Syeikh Siti Jenar

Sebelumnya perlu di mengerti bahwa Pangeran Panggung ini bukanlah Ki Ageng Pengging ( ayah Jaka Tingkir ) yang juga sama-sama murid Syeikh Siti Jenar.Dalam Babad Jala Sutra dikisahkan bahwa nama asli dari Pangeran Panggung adalah Raden Watiswara,yang masih terhitung cucu dari Prabu Brawijaya IV (Raja Kerajaan Majapahit yang ke-6). Dan istri Pangeran Panggung bernama  Wasi Bagena dari Jatinom Klaten adalah cucu Prabu Brawijaya V. Dan Pangeran Panggung inilah yang kemudian menjadi guru dari Ki Cakrajaya alias Sunan Geseng. Di bagian lain,Babad Jalasutra  juga menyebutkan bahwa Pangeran Panggung alias Raden Watiswara berguru pada Syeikh Siti Jenar.

Sedangkan Serat Suluk Malang Sumirang tidak banyak mengungkapkan jati diri Pangeran Panggung,selain hanya menyebutkan ia tidak lain adalah Sunan Geseng adik dari Sunan Ngudung,yang keduanya merupakan keturunan Khalifah Husayn bin Ali bin Abi Thalib. Jadi ada perbedaan dengan Serat Babad sebagaimana telah disebutkan di atas. Mana yang benar,saya pasrahkan pada sidang pembaca.Dalam hal ini,kami lebih berkepentingan untuk menguraikan ajarannya ketimbang perdebatan masalah orangnya.

From → Uncategorized

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: